Tag: apple

  • 4 iPhone Berikut Ini Tidak Akan Diproduksi Apple Lagi

    4 iPhone Berikut Ini Tidak Akan Diproduksi Apple Lagi

    Apple merupakan perusahaan besar yang memiliki pembaharuan serta inovasi produk tiap tahunnya. Tidak terkecuali salah satu produknya yaitu iPhone, ponsel canggih yang banyak digunakan oleh hampir semua kalangan usia dengan latar belakang yang beragam. Sudah menjadi ciri khas Apple untuk merilis iPhone terbaru tiap setahun sekali. Bahkan beberapa konsumen sudah mempersiapkan untuk membeli iPhone jauh-jauh hari.

    Melonjaknya peminat iPhone sampai saat ini menyebabkan munculnya analisis serta rumor-rumor tentang iPhone. Rumor ini menjadi kebutuhan dan alasan dasar bagi konsumen yang akan membeli iPhone. Berbagai spesifikasi, fitur serta pembaharuan menjadi kebutuhan yang harus diketahui konsumen terlebih dahulu. Semakin cepat konsumen mengetahui, keputusan untuk membeli iPhone bisa ditetapkan.

    Namun, iPhone terbaru yang rilis setiap setahun sekali terkadang tidak selalu banyak diminati konsumen. Fluktuasi memang sering terjadi dalam perdagangan, tetapi konsumen memiliki alasan lain. Salah satu alasanya, tidak ada pembaharuan yang signifikan dan alasan kuat untuk membeli iPhone terbaru. Evaluasi Apple harus mengambil langkah, misalnya dengan merilis iPhone dengan pembaharuan signifikan atau stop produksi.

    Apa yang Menjadi Penyebabnya?

    Rilisnya iPhone 16 dalam waktu dekat juga berdampak pada naik turunnya harga iPhone lainya. Selain itu, ketersediaan iPhone seri sebelumnya mungkin beberapa akan dikurangi bahkan tidak akan diproduksi lagi. Pembaharuan iPhone tiap tahun ini juga sebagai evaluasi pihak Apple untuk mengetahui seri iPhone yang kurang diminati konsumen. Sehingga Apple dapat menekan biaya produksi dan meningkatkan keuntungan.

    Baca Juga Artikel Berikut: 10 Tahun Menjabat, CFO Apple Resmi Mengundurkan Diri

    Layaknya simbiosis mutualisme, disisi lain Apple juga ingin memberikan yang terbaik untuk kebutuhan konsumen. Pihak Apple senantiasa mengembangkan berbagai teknologi yang kekinian bahkan menjadi pembeda dengan produk sejenis keluaran perusahaan lainnya. Sebab lain adanya seri iPhone yang diberhentikan produksinya, hal ini juga menjadi pembuka ruang untuk seri iPhone yang terbaru.

    Kali ini iFixied akan membahas beberapa seri iPhone yang mungkin tidak diproduksi lagi oleh pihak Apple. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, Anda bisa cek langsung di laman resmi Apple dan laman iFixied.     

    1. iPhone 13 (2021)

    sumber: Apple.com

    Produk keluaran Apple yang rilis pada tahun 2021 ini sempat menjadi trending topik pada masanya. Berbagai perubahan yang signifikan ditawarkan bersama rilisnya iPhone 13 ini. Setelah 3 tahun sampai saat ini, Apple telah memproduksi dan memangkas harga dan dibandrol dengan harga termurah saat ini. Analisis ini yang menjadi dasar kemungkinan iPhone 13 akan berhenti diproduksi tahun ini dan posisinya akan digantikan oleh iPhone 14.

    2. iPhone 14 Plus (2022)

    sumber: blog.jagofon.com

    Produk selanjutnya yaitu iPhone 14 Plus yang menjadi iPhone pertama dengan spesifikasi paling baik namun harganya terjangkau. RIlis pada tahun 2022, iPhone 14 menjadi iPhone entry level layaknya iPhone 13 Mini yang sudah diberhentikan produksinya. Berhentinya produksi iPhone 13 Mini ini setelah rilis iPhone 15, namun seri standarnya masih diproduksi. Kemungkinan iPhone 14 Plus juga akan memiliki nasib yang sama, namun Apple tetap akan menjual iPhone 14 Standar.

    3. iPhone 15 Pro (2023)

    sumber: nordic.ign.com

    Rilisnya iPhone 15 Pro dan jajaran seri lainya pada iPhone 15 tahun lalu cukup menjadi perbincangan konsumen iPhone. Beberapa rumor yang muncul diantaranya spesifikasi iPhone 15 Pro yang menjadi iPhone flagship dari seri sebelumnya. Hal ini menjadi alasan konsumen kurang berminat untuk membeli karena pembaharuan yang ditawarkan kurang signifikan. Kondisi ini mungkin akan mirip seperti ketika Apple merilis iPhone XS dan iPhone XR tahun 2018.

    4. iPhone 15 Pro Max (2023)

    sumber: lux.camera

    Sama seperti iPhone 15 Pro yang rilis tahun 2023, iPhone 15 Pro Max menjadi jajaran iPhone 15 yang dirumorkan menjadi iPhone flagship saat itu. Baik iPhone 15 Pro atau Pro Max merupakan iPhone pertama yang menggunakan material titanium. Kedua seri iPhone 15 ini juga menawarkan layar besar dengan ukuran 6,1 inch. Namun posisinya akan segera tergantikan dengan rilisnya iPhone 16 Pro dan Pro Max dengan ukuran layar yang lebih besar yaitu 6,7 inch. 

    Baca Juga Artikel Berikut: Apple Memilih LG Jadi Pemasok Kamera Tele iPhone 16 Pro

    Berdasarkan pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa baik Apple maupun konsumen seharusnya dapat lebih menentukan dan melakukan riset. Proses ini bertujuan agar konsumen juga mendapatkan iPhone yang sesuai dengan kebutuhan. Untuk itu, pastikan Anda mengikuti berbagai informasi dan spesifikasi selengkapnya di laman resmi Apple. Selain itu Anda juga dapat mengikuti tips lainya seputar Apple device di iFixied. Bagi Anda yang butuh konsultasi lebih lanjut, segera hubungi kami disini

  • Pilih iPad atau MacBook untuk Bekerja?

    Pilih iPad atau MacBook untuk Bekerja?

    Apple device dewasa ini digunakan bukan hanya alasan komersial saja. Berbagai kebutuhan memerlukan Apple device untuk memudahkan segala macam pekerjaan. Selain untuk pendidikan, belajar ataupun sekolah. Apple device yang beragam dapat membantu penggunanya untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan. Mulai dari desain canvas, presentasi, membuat tulisan atau artikel dan lain sebagainya.

    Apple merupakan perusahaan yang sampai saat ini terus mengembangkan teknologi untuk memudahkan pekerjaan pengguna Apple device. Salah satu produk Apple yang banyak digunakan adalah MacBook. MacBook adalah laptop keluaran Apple yang telah disesuaikan dengan berbagai fitur dan spesifikasinya. MacBook bahkan tersedia dengan berbagai varian sesuai dengan kebutuhan pengguna.

    sumber: 9tomac.com

    Kini MacBook memiliki spesifikasi yang hampir setara dengan PC sehingga dapat digunakan untuk aktivitas yang berat seperti editing dan rendering. Tersedia dalam dua pilihan, yaitu MacBook Air yang diperuntukkan untuk pekerjaan yang ringan seperti menulis dan presentasi. Sedangkan MacBook Pro diperuntukkan untuk pekerjaan yang lebih berat lagi, bahkan biasanya dapat digunakan untuk game dengan kapasitas yang cukup tinggi.

    Selain MacBook, saat ini baik pelajar maupun pekerja banyak yang menggunakan iPad. Apple juga memiliki device yang mirip dengan tablet yang dinamakan iPad. Pengguna iPad yang semakin meningkat salah satu sebabnya dikarenakan bentuknya yang tipis dan ringan sehingga memudahkan jika dibawa kemana-mana. Bagi kebutuhan desain, presentasi dan menulis tersedia juga alat bantuan seperti pensil dan keyboard eksternal.

    Baca Juga Artikel Berikut: Update Terbaru! 5 iPad Terbaik Menurut AnTuTu Benchmark

    Baik MacBook maupun iPad memiliki spesifikasi dan keunggulannya masing-masing. Namun diantara keduanya, manakah yang baik digunakan untuk bekerja? Kali ini iFixied akan membahas perbandingan antara MacBook dan iPad yang digunakan untuk bekerja. Pastikan Anda tidak ketinggalan informasi lainya seputar tips and trik ataupun berita terbaru mengenai Apple device. Cek langsung informasinya di laman resmi Apple atau kunjungi laman kami di iFixied. Bagi Anda yang ingin berkonsultasi lebih lanjut, klik disini.

    Mengetahui Kebutuhan Pekerjaan Anda

    sumber: tapsmart.com

    Sebelum Anda menentukan manakah yang lebih baik antara iPad atau MacBook, sebaiknya ketahuilah kebutuhan pekerjaan Anda. Ada pekerjaan yang menuntut Anda untuk stay di tempat dalam waktu yang cukup lama seperti pekerjaan kantoran. Ada juga pekerjaan yang menuntut Anda untuk presentasi di beberapa tempat yang berbeda. Faktor fleksibilitas menjadi poin penting awal yang mendasari pilihan Anda. 

    Tentunya, iPad akan lebih diunggulkan jika pekerjaan Anda menuntut fleksibilitas yang tinggi. Anda dapat tetap memantau pekerjaan meskipun dalam perjalanan sekalipun. Bahkan ketika Anda merebahkan badan, iPad tetap dapat digunakan layaknya iPhone namun dengan ukuran yang sedikit lebih besar. Berbeda dengan MacBook yang membutuhkan landasan atau meja untuk menggunakanya. 

    Menyesuaikan Spesifikasi iPad dan MacBook

    Secara spesifikasi, sebenarnya ketika Anda memilih di antara iPad atau MacBook perbedaanya tidak terlalu signifikan. Yang jelas, Anda dapat mengintegrasikan pekerjaan Anda dalam satu iCloud yang sama. Akses pekerjaan yang sama dapat diakses pada berbagai Apple device yang Anda miliki seperti iPad, MacBook, bahkan iPhone. Namun yang perlu diperhatikan adalah beban pekerjaan dan kesesuaian spesifikasi perangkat.

    sumber: wccftech.com

    MacBook akan lebih unggul jika Anda menggunakan beberapa software secara bersamaan, atau menghubungkannya dengan berbagai hardware lainya. MacBook memungkinkan penggunaan aktivitas pekerjaan yang ringan sampai berat. Berbeda dengan iPad, dimana spesifikasinya akan lebih cocok untuk Anda dengan pekerjaan yang membutuhkan portabilitas tinggi. Hal ini dikarenakan iPad memiliki layar sentuh dan pensil.

    Spesifikasi lainya yang menjadi pertimbangan adalah port yang tersedia. MacBook memiliki port USB-C yang lebih banyak dibandingkan iPad. Sebagian besar MacBook bahkan memiliki port HDMI, memudahkan Anda terhubung dengan proyektor untuk presentasi. Dalam urusan keyboard dan pekerjaan yang membutuhkan mengetik atau menulis, keyboard MacBook lebih diunggulkan dibanding keyboard layar bahkan eksternal iPad.

    Baca Juga Artikel Berikut: Mau Beli MacBook? Simak Rekomendasi MacBook Terbaik Tahun Ini!

    Tentukan Pilihan Anda

    sumber: medium.com

    Berdasarkan perbandingan yang telah dijelaskan, kesimpulanya adalah kembali lagi kepada kebutuhan pekerjaan Anda. Tidak ada yang lebih unggul antara iPad maupun MacBook, karena keduanya memiliki spesifikasi dan keunggulannya masing-masing. Sesuaikan manakah Apple device yang lebih membantu Anda dalam menyelesaikan pekerjaan. Pertimbangkan juga beberapa hal lainya seperti budget yang Anda miliki serta rekomendasi dari seseorang yang lebih paham. 

    Anda bisa meminta rekomendasi kepada teman kerja yang lebih berpengalaman. Ketahui berbagai informasi terlebih  dahulu sebelum membeli. Anda dapat melakukan riset lebih lanjut melalui berbagai media informasi dan spesifikasi lengkap di laman resmi Apple. Jika Anda masih bingung dan ingin berkonsultasi lebih lanjut mengenai permasalahan ini. Segera konsultasikan ke iFixied secara gratis! (Link WA)

  • Pixel 9 Pro XL Jadi Rival iPhone 15 Pro, Lebih Unggul yang Mana?

    Pixel 9 Pro XL Jadi Rival iPhone 15 Pro, Lebih Unggul yang Mana?

    Dikabarkan rilis beberapa minggu yang lalu, tepatnya 9 September 2024 Google resmi merilis Pixel 9 Pro XL. Rilisnya ponsel keluaran Google ini bersamaan dengan seri Pixel 9 lainya, yaitu Pixel 9 Standar dan Pixel 9 Pro Fold. Pemesanannya yang sudah dimulai sejak bulan Agustus lalu menunjukkan tingginya peminat di pasaran. Munculnya minat konsumen ini didasari karena banyak beredar rumor tentang spesifikasi Pixel 9 Pro XL.

    Dari segi ukuran, rumornya Pixel 9 Pro XL akan lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran Pixel 9 Pro Standar. Selain itu, Pixel 9 Pro dikabarkan akan memiliki keunggulan dari segi hardware yang memiliki kualitas lebih tinggi. Penggunaan hardware yang berkualitas ini mencakup penggunaan chipset Tensor G4. Chipset keluaran Google ini bahkan kabarnya lebih unggul dibandingkan Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3 sekalipun.

    sumber: liputan6.com

    Google melalui Pixel 9 Pro XL menawarkan berbagai keunggulan hardware serta fitur-fitur terbaru termasuk penggunaan Artificial Intelligence (AI) didalamnya. Pixel 9 Pro XL menjadi berbeda dibandingkan ponsel lainnya karena tidak memiliki bloatware atau aplikasi bawaan. Alasan lain mengapa Google Pixel banyak diminati karena kamera yang dimilikinya. Google Pixel 9 Pro XL menawarkan kamera yang dibantu AI dalam penggunaanya.

    Menjadi salah satu ponsel dengan kamera berkualitas tinggi di pasaran, Pixel 9 Pro XL mengintegrasikan AI. Pemanfaatan AI pada kamera ponsel meliputi penyesuaian warna, pencahayaan, detail gambar, bahkan dalam kondisi yang tidak ideal sekalipun. Penggunaan chipset Tensor G4 semakin meningkatkan performa salah satunya pada pengenalan suara serta peningkatan kamera menjadikan Pixel 9 Pro XL ponsel yang intuitif.

    Baca Juga Artikel Berikut: Apple Intelligence akan Berbayar di Masa Mendatang

    Mengetahui Spesifikasi Kamera iPhone 15 Pro dan Pixel 9 Pro XL 

    Baik iPhone milik Apple maupun Pixel milik Google memiliki keunggulan yang hampir sama, yaitu dari segi kamera yang berkualitas dan penggunaan Artificial Intelligence (AI). Apple  bahkan mengembangkan AI sendiri yang dikenal dengan Apple Intelligence. Penggunaan AI dan kamera yang jernih menjadi kombinasi yang sempurna, khususnya bagi para pengguna yang gemar fotografi maupun konten.

    Pada kesempatan kali, kami akan mencoba memberikan informasi dan perbandingan kamera miliki iPhone 15 Pro dengan Pixel 9 Pro XL melalui sumber terpercaya. Sebelum dilanjutkan, pastikan Anda tidak ketinggalan informasi terbaru tentang iPhone maupun Apple device lainya. Anda dapat mengecek secara berkala di laman resmi Apple atau kunjungi laman resmi kami di iFixied. Bagi Anda yang ingin berkonsultasi lebih lanjut bisa klik disini.

    sumber: zdnet.com

    Jika dari spesifikasi yang tertera, Pixel 9 Pro XL memiliki kamera dengan resolusi tinggi yaitu 50 megapixel. Resolusi ini menunjukkan spesifikasi yang lebih unggul dari rivalnya, iPhone 15 Pro yang memiliki resolusi 48 megapixel. Perbandingan yang lebih signifikan yaitu penggunaan kamera tele dan ultrawide yang resolusinya 48 megapixel, empat kali lebih besar dibandingkan kamera iPhone 15 Pro.

    Adanya perbedaan dalam spesifikasi ini merupakan keunggulan yang hanya tertulis di atas kertas saja. Untuk membandingkan, alangkah baiknya jika melihat hasil foto dari kedua ponsel unggulan ini. Hal ini dikarenakan tingginya resolusi belum menjamin kualitas foto yang dihasilkan, ada banyak faktor yang mempengaruhi salah satunya software. Apple lebih unggul dalam detail ini, menghasilkan foto berkualitas tinggi dengan pemrosesan yang baik.

    1. Hasil foto dari kamera Pixel 9 Pro XL

    2. Hasil foto dari kamera iPhone 15 Pro

    Berdasarkan dua gambar diatas dapat diamati bahwa detail yang dihasilkan oleh kedua ponsel unggulan ini sangat memukau. Detail dari setiap titik dapat terlihat jelas dan jernih. Namun jika diamati, kamera iPhone 15 Pro menghasilkan tampilan yang lebih cerah dibandingkan hasil foto dari Pixel 9 Pro XL yang terkesan lebih gelap. 

    Baca Juga Artikel Berikut: Jangan Panik! Ini Tips Ketika Anda Lupa Sandi iCloud Apple

    Demikian informasi terbaru tentang perbandingan kamera iPhone 15 Pro keluaran Apple dan Pixel 9 Pro XL milik Google. Ikuti terus informasi terbaru lainya melalui laman resmi Apple. Anda juga dapat mengikuti laman resmi kami di iFixied. Jika Anda memiliki masalah pada Apple device Anda, konsultasikan segera dengan teknisi profesional kami secara gratis! (Link WA)

  • Apple Memilih LG Jadi Pemasok Kamera Tele iPhone 16 Pro 

    Apple Memilih LG Jadi Pemasok Kamera Tele iPhone 16 Pro 

    Dikabarkan akan segera rilis pada bulan September 2024 mendatang, iPhone 16 banyak dinanti oleh penggemar setia Apple device. Apple akan merilis iPhone 16 dengan komposisi yang hampir sama dengan sebelumnya. Tersedia dalam iPhone 16 Standar, iPhone 16 Plus, iPhone 16 Pro dan iPhone 16 Pro Max. Banyak rumor yang beredar mengenai spesifikasi iPhone 16 yang akan ditingkatkan atau berubah secara signifikan.

    Perubahan selayaknya dilakukan oleh Apple jika ingin memiliki stabilitas perusahaan serta kepercayaan penggunanya. Upaya yang dilakukan Apple untuk menjaga kepercayaan pengguna yaitu dengan peningkatan kualitas device. Mulai dari peningkatan software secara berkala, hardware, layanan, serta berbagai inovasi teknologi dikembangkan oleh Apple. Untuk mendukung kebutuhan produksi, Apple juga memiliki mitra perusahaan.

    Penggunaan kamera tele menjadi salah satu rumor yang beredar akan digunakan Apple pada device terbarunya. Apple diduga akan bekerjasama dengan LG sebagai pemasok kamera tele. Hal ini didasarkan karena hubungan baik antara LG dengan Apple, khususnya dalam menangani Green Screen Issue pada beberapa kesempatan yang lalu. LG berhasil menjadi salah satu supplier panel pilihan Apple selain Samsung. 

    Baca Juga Artikel Berikut: Green Screen Issue iPhone 13 Series 2024

    Kerjasama Antara Apple dan LG

    sumber: macrumors.com

    Dilansir dari The Elec, perusahaan asal Korea itu dikabarkan sudah mendapatkan beberapa contoh sampel Apple Device agar dapat disesuaikan. Apple memilih LG untuk menjadi supplier kamera tele untuk iPhone 16 Pro, bahkan dirumorkan untuk iPhone 16 Pro Max juga. Kerjasama ini bukan pertama kali dilakukan, sebelumnya LG pernah membuat kamera tele untuk iPhone 15, khususnya iPhone 15 Pro Max.

    LG melalui divisi LG Innotek akan mengembangkan kamera tele untuk iPhone 16 yang disebut sebagai tetraprism. Mengusung model 5x zoom optik yang hampir serupa dengan kamera tele pada iPhone 15. Perbedaannya terdapat pada material bahan yang digunakan,sehingga berdampak pada kenaikan harga jual iPhone 16. Peningkatan harga ini sebanding dengan peningkatan kualitas yang direncanakan oleh pihak Apple.

    Selain dengan LG, Apple juga bekerjasama dengan beberapa perusahaan lain khususnya untuk memasok kamera iPhone 16 seri lainya. Foxconn dan Cowel diduga akan menjadi pemasok kamera untuk iPhone 16 seri lainnya. Sampai saat ini, informasi terbaru tentang detail spesifikasi kamera tele untuk iPhone 16 Pro dan Pro Max masih ditunggu bersama. Ini menjadi momen menarik, terlebih karena kamera merupakan fitur andalan Apple.  

    Mengetahui Rumor Spesifikasi iPhone 16 Pro

    Selain akan menggunakan chip terbarunya yaitu chipset A18 Pro, peningkatan kualitas dan fitur terbaru dari kamera iPhone 16 Pro banyak ditunggu calon pembeli Apple device. Pada seri sebelumnya, chipset tersebut berperan penting dalam pengoperasian fitur Apple Intelligence pada iPhone 15 Pro. Namun, pada iPhone 16 dirumorkan akan memiliki fitur terbaru yang dinamakan Visual Intelligence. Fitur ini akan menunjukkan informasi dalam sekejap ketika memindai objek. Anda dapat mengaksesnya pada Camera Control.

    Kamera pada iPhone 16 Pro atau yang saat ini lebih dikenal dengan Kamera Fusion, memiliki perbedaan yang cukup signifikan dan menarik dari iPhone seri sebelumnya. Kamera iPhone 16 Pro memiliki aperture yang lebih baik dalam menangkap cahaya di sekitar. Selain itu, Apple akan menyediakan zoom 2x di sensor kameranya serta kamera tele yang dapat melakukan zoom sampai 5x baik pada iPhone 16 Pro maupun Pro Max. 

    Tidak kalah menariknya adalah penggunaan kamera ultrawide dengan resolusi 48 MP pada kamera iPhone 16 Pro. Adanya penambahan fitur kamera juga semakin mempermudah pengguna, khususnya penggemar fotografi. Apple dirumorkan telah menyiapkan fitur tambahan yaitu filter bawaan dengan nuansa warna tertentu. Fitur ini didukung dengan adanya panel kontrol yang berfungsi untuk meningkatkan hasil foto Anda.

    Baca Juga Artikel Berikut: Apple Event 2024, Rilis 7 Produk Terbaru Selain iPhone 16

    Ingin Membeli iPhone 16? Berikut Pertimbanganya

    Secara keseluruhan, jika dibandingkan dengan iPhone 15 Pro maka iPhone 16 Pro memiliki beberapa perbedaan yang cukup signifikan. Meskipun sampai saat ini belum ada bocoran pasti mengenai spesifikasi baterai yang akan digunakan pada iPhone 16 Pro. Bagi Anda yang ingin melakukan upgrade iPhone pastikan menunggu informasi spesifikasi selengkapnya dari sumber-sumber yang terpercaya.

    Demikian informasi terbaru mengenai LG yang akan menjadi pemasok kamera tele untuk iPhone 16 Pro dan iPhone 16 Pro Max. Ikuti terus perkembangan informasi seputar iPhone 16 yang akan segera rilis beberapa bulan mendatang. Pastikan Anda mengikuti laman resmi Apple. Anda juga dapat mengikuti kami di iFixied. Jika Anda memiliki masalah pada Apple device, segera konsultasikan dengan teknisi profesional secara gratis! (Link WA)

  • 10 Tahun Menjabat, CFO Apple Resmi Mengundurkan Diri

    10 Tahun Menjabat, CFO Apple Resmi Mengundurkan Diri

    Chief Financial Officer (CFO) bertugas dalam menangani kebijakan keuangan perusahaan sesuai dengan kondisi dan pertimbangan tertentu. Luca Maestri, CFO Apple yang berasal dari Italia dan telah menjabat dari tahun 2014 resmi mengundurkan diri. Sebagai CFO Apple, Luca Maestri berperan penting mengelola keuangan Apple pasca era Steve Jobs. Selama menjabat, Apple banyak mengalami perubahan yang signifikan.

    Kontribusi Luca Maestri selama 10 tahun menjabat sangat berdampak bagi pertumbuhan finansial perusahaan Apple. Melalui kepemimpinannya perubahan yang terjadi diantaranya penyedia layanan. Dewasa ini, hanya melalui penyedia layanan saja, Apple dapat memperoleh sebagian besar persentase penghasilannya. Sosok Luca Maestri juga dikenal akrab dengan para investor perusahaan serta sejumlah analis melalui panggilan konferensi.

    sumber: Apple.com

    Beberapa kesempatan yang lalu, Luca Maestri menyampaikan pengunduran dirinya sebagai CFO perusahaan Apple. Mundurnya CFO Apple dari jabatanya ini bukan tanpa alasan. Maestri menyadari bahwa zaman semakin berkembang dan generasi selanjutnya akan memiliki inovasi yang akan membawa perubahan. Secara tidak langsung, CFO senior ini ingin memberikan kesempatan kepada generasi setelahnya untuk menjabat

    Baca Juga Artikel Berikut: Rumor Apple Watch Ultra 3, Siap Diluncurkan Pada Apple Event 2024

    Terdapat beberapa informasi yang menjelaskan jika Maestri akan tetap berada di Apple, namun dengan cakupan tugas yang lebih kecil. Luca Maestri akan bertanggungjawab dalam pengawasan fungsi teknologi informasi dan real estate. Rumor tentang jabatan barunya di Apple ini menunjukkan bahwa Maestri akan segera melapor kepada CEO tim Cook untuk melakukan koordinasi lebih lanjut. 

    Kevan Parekh, Sosok Baru CFO Apple

    Dikabarkan akan mulai menjabat pada awal tahun 2025, sosok Kevan Parekh akan menjadi CFO menggantikan Luca Maestri. Kevan Parekh merupakan sosok yang tidak asing di perusahaan Apple setelah sebelumnya bertanggung jawab dalam perencanaan keuangan. Parekh juga dirasa mumpuni dalam hal rise pasar serta menjalin hubungan dengan investor. Atas prestasinya, Cook menjelaskan bahwa Parekh cocok menjabat dalam posisi tersebut.

    Parekh memang dikenal memiliki kemampuan dan prestasi dalam bidang keuangan. Luca Maestri juga sudah melihat itu sebelum memutuskan untuk mengundurkan diri. Maestri turut mempersiapkan Parekh untuk menggantikan dirinya selama beberapa bulan terakhir. Parekh juga disiapkan dengan sering dilibatkan pada pertemuan penting bersama analis keuangan Apple serta mitra perusahaan.

    Baca Juga Artikel Berikut: Apple Intelligence akan Berbayar di Masa Mendatang

    Biodata Singkat Parekh, Pengganti Luca Maestri CFO Apple

    sumber: opinipublik.online

    Kevan Parekh adalah seorang yang berdedikasi tinggi terhadap bidang finansial dan engineering. Kemampuan Parekh untuk melakukan riset ini didasarkan pada pengalaman dan pendidikanya. Parekh merupakan lulusan dari University of Michigan dan MBA dari University of Chicago. Kedua universitas tersebut juga dikenal bagus dan berkualitas. Memiliki gelar sarjana sains, kemampuanya untuk riset tidak diragukan lagi. 

    Sebelum menjadi bagian dari Apple, Parekh menjadi bagian serta salah satu tokoh yang berperan penting di Thomson Reuters dan General Motors. Sebagai seorang insinyur kelistrikan, dengan kemampuanya Parekh dipercaya memegang beberapa peran penting kepemimpinan di perusahaan tersebut. Dedikasinya yang tinggi terhadap perusahaan dapat meningkatkan kualitas perusahaan.

    Bergabung tahun 2014, Parekh sudah bergabung dengan perusahaan Apple selama 11 tahun. Peran Parekh dimulai dengan memimpin support finance tim Product Marketing, Internet Sales and Service, dan Engineering. Selanjutnya, Parekh berperan untuk memimpin departemen Worldwide Sales, Retail dan Marketing Finance. Kemudian jabatan terakhir Parekh yaitu memimpin Financial Planning and Analysis, G&A and Benefits Finance, Investor Relations, serta Market Research.

    Dampak Pergantian Manajemen Bagi Apple

    Anurag dan Andrew dari Bloomberg menganalisis adanya penurunan saham perusahaan mencapai 1,7% setelah pergantian kepemimpinan ini. Namun tidak lama, keadaan dapat dipulihkan kembali. Tampaknya pergantian manajemen ini memang sudah direncanakan sebelumnya. Tetapi tetap saja ada dinamika perusahaan yang harus diselesaikan segera agar kondisi perusahaan kembali stabil.

    Sama seperti perusahaan lainya, Apple secara konsisten ingin menjaga kinerja dan produktivitas perusahaan. Salah satu upayanya yaitu dengan reorganisasi yang dilakukan oleh Apple. Manajemen Apple juga ingin memastikan bahwa perusahaan dapat meraih kesuksesan di masa yang akan datang.   

    Baca Juga Artikel Berikut: Jangan Panik! Ini Tips Ketika Anda Lupa Sandi iCloud Apple

    Demikian informasi terbaru tentang pergantian manajemen Chief Financial Officer (CFO) Apple. Ikuti terus informasi terbaru lainya melalui laman resmi Apple. Anda juga dapat mengikuti laman resmi kami di iFixied. Jika Anda memiliki masalah pada Apple device Anda, konsultasikan segera dengan teknisi profesional kami secara gratis! (Link WA)

  • Rumor Apple Watch Ultra 3, Siap Diluncurkan Pada Apple Event 2024  

    Rumor Apple Watch Ultra 3, Siap Diluncurkan Pada Apple Event 2024  

    Apple Watch Ultra merupakan jam tangan canggih keluaran Apple yang rilis pertama kali pada tahun 2022. Apple Watch Ultra dirancang dengan mengedepankan ketahanan akan penggunaan aktivitas di luar ruangan. Dilengkapi dengan fitur canggih seperti altimeter yang selalu aktif, sensor cahaya sekitar dan lain sebagainya. Salah satu fitur di dalamnya bahkan sudah mendukung untuk aktivitas menyelam sampai kedalaman 40 meter.

    Produk keluaran Apple yang rilis dua tahun yang lalu, tepatnya bulan September 2022 ini meluncurkan seri keduanya tahun 2023 pada bulan yang sama. Perubahan Apple Watch Ultra 2 dari seri sebelumnya cukup signifikan. Mulai dari tampilan yang lebih lebar dan lebih terang, masa pakai baterai, penyimpanan, serta prosesor yang digunakan. Diperkirakan Apple Watch Ultra 3 akan hadir pada Apple Event bulan September 2024 mendatang.     

    Akankah Apple Watch Ultra 3 mengalami peningkatan yang signifikan? Kali ini, iFixied akan membahas mengenai berbagai rumor Apple Watch Ultra 3 yang akan rilis pada Apple Event bulan September mendatang. Disarankan untuk mengetahui terlebih dahulu spesifikasi Apple Watch Ultra serta peruntukannya. Khususnya bagi Anda yang ingin membeli atau upgrade Apple Watch. Konsultasikan secara gratis dengan klik disini.   

    Baca Juga Artikel Berikut: Apple Event September 2024, Rilis 7 Produk Terbaru Selain iPhone 16

    Penggunaan WatchOS 11 pada Apple Watch Ultra 3

    sumber: techradar.com

    Dikenalkan pertama kali pada acara WWDC 2024 beberapa bulan yang lalu, WatchOS 11 merupakan pembaruan yang akan pasti digunakan Apple Watch Ultra 3. Sistem operasi terbaru untuk Apple Watch ini meliputi fitur kebugaran terbaru, aplikasi vitals dan berbagai fitur lainya yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Selengkapnya mengenai WatchOS 11 dapat Anda baca disini.

    Desain dan Tampilan Apple Watch Ultra 3

    sumber: suara.com

    Melansir pendapat jurnalis senior, Mark Gurman dari Bloomberg mengatakan bahwa desain  Apple Watch Ultra 3 tidak berubah secara signifikan. Meskipun Mark sempat mengatakan adanya Apple Watch X dengan tampilan yang lebih ramping, diperkirakan Apple Watch X berbeda seri dari Apple Watch Ultra. Apple Watch Ultra 3 kemungkinan akan hadir dengan desain casing yang lebih besar dan tali yang kompatibel dengan Apple Watch seri 10. 

    Menggunakan casing berbahan titanium, Apple Watch Ultra dikenal tangguh jika digunakan pada kegiatan luar ruangan. Seri keluaran terakhir yaitu Apple Watch Ultra 2 juga sudah menggunakan kombinasi casing dan tali yang bebas karbon. Pembaruan Apple Watch Ultra 3 juga kemungkinan dapat dari segi warna. Beberapa rumor menjelaskan akan ada pilihan warna titanium yang akan menjadi lebih gelap.

    Pembaruan Hardware Apple Watch Ultra 3

    menghemat penggunaan daya baterai dengan layar yang selalu menyala. Rumor ini muncul setelah pengembangan microLED yang kabarnya dapat memberikan kecerahan layar tinggi serta efisiensi baterai dibatalkan. Namun sampai saat ini, belum ada kejelasan mengenai spesifikasi terbaru dari LED Apple Watch Ultra 3.

    Hardware Apple Watch Ultra 3 diperkirakan tidak banyak mengalami perubahan jika dibandingkan dengan Apple Watch Ultra seri sebelumnya. Kemungkinan lainya yaitu adanya pembaruan dari prosesor Chip S9 atau versi yang lebih canggih. Hal ini bertujuan agar Apple Intelligence dapat digunakan secara lebih optimal.

    Baca Juga Artikel Berikut: Apple Intelligence akan Berbayar di Masa Mendatang

    Demikian beberapa rumor mengenai Apple Watch Ultra 3 yang diperkirakan akan rilis bulan September 2024 pada acara Apple Event. Pastikan Anda mengetahui alasan jika ingin membeli Apple Watch atau ingin melakukan upgrade. Simak dan ikuti berita serta tips lainya seputar Apple Watch dan Apple device lainya di iFixied. Anda juga dapat berkonsultasi dengan teknisi profesional kami secara gratis! (Link WA)

  • Apple Event 2024, Rilis 7 Produk Terbaru Selain iPhone 16  

    Apple Event 2024, Rilis 7 Produk Terbaru Selain iPhone 16  

    Bulan Juni lalu, Apple mengenalkan fitur baru seperti Apple Intelligence, Vision Pro, serta berbagai pembaruan software canggih pada acara WWDC 2024. Acara selanjutnya dikutip pada laman resmi Apple yaitu Apple Event yang akan digelar bulan September mendatang. Selasa, 10 September 2024 pukul 00.00 WIB tepatnya, acara tersebut akan diadakan di Steve Jobs Theater, Apple Park, Cupertino, Amerika Serikat. 

    Acara yang memiliki slogan “It’s Glowtime” ini dapat dilihat langsung melalui akun Youtube resmi milik Apple. Selengkapnya dapat Anda lihat di website Apple serta siaran langsung di Apple TV App sesuai jadwal yang tertera. Kali ini, iFixied akan membahas mengenai apa saja yang akan dirilis ketika Apple Event bulan September mendatang. Sebelum itu, pastikan Anda mengetahui tips dan trik seputar Apple dan produknya dengan klik disini.

    Apple biasanya mengadakan Apple Event dua kali dalam setahun, salah satunya pasti diadakan pada bulan September. Apple Event menjadi acara tahunan yang banyak dinanti oleh penggemar atau pengguna Apple device. Jika melihat Apple Event sebelumnya, device baru akan dikenalkan oleh Apple. Mulai dari iPhone, iPad, Mac, Apple Watch atau AirPods akan diumumkan oleh Apple melalui salah satu acara bergengsi tersebut.    

    Meskipun belum ada informasi pasti mengenai Apple device yang akan rilis pada Apple Event September mendatang. Berikut ini kami jelaskan beberapa Apple device yang kemungkinan besar akan rilis dan diumumkan pada Apple Event, selain iPhone 16.

    Baca Juga Artikel Berikut: Denyut Jantung Akan Jadi Kunci Pembuka Apple Device

    1. Apple Watch SE 3

    sumber: jurnaltinta.com

    Apple mungkin akan merilis Apple Watch SE 3 dengan perubahan yang signifikan setelah adanya fitur teknologi Apple Intelligence. Setelah sebelumnya casing Apple Watch berukuran 40mm dan 44mm. Secara hardware, Apple Watch SE 3 berpotensi akan memiliki layar dan casing yang lebih besar.

    2. Apple Watch Ultra 3

    sumber: digitaltrends.com

    Pada seri sebelumnya yaitu Apple Watch Ultra 2, berbagai peningkatan signifikan terdapat pada material dan software yang digunakan. Memungkinkan penggunaan Apple Watch Ultra dalam berbagai kegiatan outdoor. Apple Watch Ultra 3 mungkin akan menggunakan prosesor baru dan meningkatkan fitur Apple Intelligence. 

    3. Apple Watch Seri 10

    sumber: forbes.com

    Menurut pendapat dari laman Mac Rumors, Apple mungkin akan merilis Apple Watch dengan desain yang lebih tipis atau ramping pada tahun 2024. Meskipun secara tampilan tidak jauh berbeda dengan Apple Watch Seri sebelumnya. Apple Watch Seri 10 kemungkinan besar akan hadir dengan ukuran yang lebih lebar dan ramping. 

    4. AirPods Max 2

    sumber: whathifi.com

    Dirumorkan akan rilis AirPods Max seri kedua oleh laman Tom’s Guide, bisa saja AirPods Max 2 akan hadir pada Apple Event bulan September mendatang. Headphone premium keluaran Apple ini mungkin akan menawarkan beberapa peningkatan. Salah satunya yaitu penggunaan port USB-C.

    5. AirPods 4

    sumber: phonearena.com

    Perkiraan dan rumor selanjutnya yaitu hadirnya AirPods generasi keempat pada Apple Event bulan September mendatang. Apple dikabarkan akan menghadirkan dua AirPods dengan harga yang sedikit berbeda. Kemungkinan terbesarnya, akan ada peningkatan port USB-C, peningkatan audio, serta desain ulang tampilan yang lebih kekinian.

    Baca Juga Artikel Berikut: Apple Intelligence akan Berbayar di Masa Mendatang

    6. iPad Mini 7

    sumber: macworld.com

    Setelah rilis iPad Mini 6 pada Apple Event bulan September 2021 lalu, persediaanya saat ini dikabarkan mengalami penurunan. Beberapa bulan yang lalu, Apple merilis iPad Air dan iPad Pro terbaru, bisa saja iPad seri Mini akan rilis selanjutnya. Sama seperti Apple device yang dirumorkan, iPad Mini 7 kemungkinan akan ditingkatkan secara prosesor. Penggunaan chip A17 Pro atau yang lebih baik akan mendukung fitur Apple Intelligence.  

    7. Software Baru

    sumber: business-standard.com

    Seperti yang kita ketahui, melalui WWDC 2024 beberapa bulan yang lalu Apple telah mengenalkan beberapa software terbaru dan menghadirkan versi beta untuk uji coba. Setelah melalui pengujian dalam beberapa bulan, mungkin saja Apple akan resmi merilis iOS 18 untuk iPhone dan Apple Device lainya serta MacOs Sequoia untuk Mac.

  • Apple Intelligence akan Berbayar di Masa Mendatang

    Apple Intelligence akan Berbayar di Masa Mendatang

    Belum lama ini tepatnya bulan Juni 2024, Apple mengenalkan Apple Intelligence melalui Worldwide Developer Conference (WWDC). Apple Intelligence merupakan hasil inovasi dan pengembangan kecerdasan buatan (AI) oleh Apple. Fitur yang canggih ini dapat digunakan di berbagai produk Apple seperti iPhone, iPad dan Mac. Dikutip dari WWDC dan laman resmi Apple, pembaruan Apple Intelligence akan terintegrasi dalam iOS 18, iPadOS 18, macOS Sequoia, serta watchOS 11.

    Namun, apakah fitur Apple Intelligence ini selamanya gratis? Bagi beberapa kalangan, kemudahan menjadi alasan dalam memilih sesuatu. Sama seperti Apple Intelligence yang dapat memudahkan Anda dalam mengerjakan sesuatu. Beberapa analis meyakini bahwa kedepannya, Apple Intelligence mungkin akan berbayar. Hal ini didasari karena banyak alasan, salah satunya biaya pengembangan dan fitur yang ditawarkan.

    Baca Juga: Luncurkan iOS 18: Berikut 5 fitur terbaru iPhone dengan Apple Intelligence 

    Meski dirumorkan akan berbayar, tetapi pihak Apple mungkin tidak akan langsung memasang harga untuk mengakses Apple Intelligence. Idealnya, 3 atau 5 tahun mendatang jadi acuan akan dan tidaknya Apple memasang harga untuk fitur kecerdasan buatan ini. Maka dari itu, pastikan Anda tidak ketinggalan informasi dan tips terbaru tentang Apple dan berbagai produknya. Cek langsung di laman resmi Apple atau kunjungi website iFixied.Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut, gratis! (Link WA)   

    Setelah Apple One, Akankah Apple Intelligence juga Berbayar?

    (sumber: tomsguide.com)

    Bloomberg, seorang jurnalis senior menjelaskan bahwa Apple mungkin akan menghadirkan Apple Intelligence dalam dua versi. Versi pertama merupakan Apple Intelligence dengan fitur terbatas namun dapat diakses secara gratis. Selanjutnya akan ada versi berbayar untuk mengakses Apple Intelligence. Versi berbayar ini memungkinkan pengguna iPhone menggunakan Apple Intelligence dengan lebih private.

    Baca Juga: Rumor MacOS Sequoia: Apple Kenalkan Sistem Operasi Mac yang Semakin Canggih

    Analisis lainya diungkapkan oleh Neil Shah yang menjelaskan terdapat kemungkinan Apple Intelligence akan menjadi bagian dari paket Apple One. Apple One ini sudah mencakup paket berbagai layanan Apple seperti iCloud+, Apple TV+ dan lain sebagainya. Tidak menutup kemungkinan, akan ada layanan Apple Intelligence+ yang ditawarkan Apple. Hal ini dikarenakan Apple dapat memonetisasi layanan sofwarenya. Terbukti pada kuartal kedua tahun 2024, divisi layanan Apple menghasilkan keuntungan sebesar USD 24,2 M.

  • Alasan Apple Memilih Google Search Engine Dibanding Bing

    Alasan Apple Memilih Google Search Engine Dibanding Bing

    Google Search Engine merupakan mesin pencarian yang dikembangkan oleh Google, sedangkan Bing dikembangkan Microsoft. Meski baru dijatuhkan di pengadilan AS yang menyatakan bahwa Google melakukan monopoli. Meskipun demikian, Google tetap memegang pasar di seluruh dunia. Mayoritas orang pasti memilih Google dibanding Bing, maka dari itu Apple memilih Bing agar menguasai dominasi pasar.

    Pihak Google juga merasa bahwa prospeknya akan lebih baik jika bekerjasama dengan Apple. Diungkap melalui pengadilan AS tahun 2021, Google membayar USD 26 M agar tetap digunakan sebagai mesin pencari Apple. Microsoft berupaya mengembangkan Bing agar dilirik oleh Apple, namun tidak ada harga yang Microsoft tawarkan kepada Apple untuk menggunakan Bing. Pernyataan ini diungkapkan Eddy Cue, SVP Layanan Apple

    Pada kesempatan kali ini, iFixied akan membahas kenapa Apple lebih memilih Google dibanding Bing. Selain dominasi pasar, ada beberapa alasan Apple menggunakan Google Search Engine pada Safarinya. Pastikan Anda tidak ketinggalan informasi dan tips terbaru tentang Apple dan berbagai produknya. Anda dapat cek langsung di laman resmi Apple atau mengunjungi website iFixied.Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut, gratis! (Link WA

    Kualitas Pencarian Google vs Bing

    (sumber: flatlineagency.com)

    Apple telah melakukan penelitian tahun 2021 tentang relevansi hasil pencarian Google dan Bing. Hasilnya menyebutkan bahwa Bing unggul dalam antarmuka pengguna desktop, namun tidak unggul dengan sebagian besar tolak ukur lainnya. Monetisasi iklan yang buruk dari Bing, menjadi alasan lain kenapa Apple lebih memilih Google dibanding Bing. 

    Baca Juga: Mengenal Siri pada iPhone: Cukup Ucapkan yang Anda Butuhkan

    Hubungan Apple dan Google yang Saling Menguntungkan

    Menurut StatCounter, Google mendominasi sampai 91,04% sebagai mesin pencari di dunia. Dominasi yang sangat tinggi ini menjadi alasan penting bagi Apple untuk tetap bersama Google. Pihak Google juga melihat potensi Apple dan dominasinya di pasaran saat ini, sampai menjalin kesepakatan yang bagus dengan Apple. Peluang kerjasama dari keduanya akan semakin meningkatkan kualitas produk dan dominasi pasar.

  • Denyut Jantung Akan Jadi Kunci Pembuka Apple Device

    Denyut Jantung Akan Jadi Kunci Pembuka Apple Device

    Halo Pengguna Apple Device! Pada kesempatan kali ini, iFixied akan membahas tentang teknologi canggih yang sedang dikembangkan oleh Apple. Sebelum itu, pastikan Anda tidak ketinggalan informasi dan tips terbaru seputar Apple device. Anda yang ingin berkonsultasi lebih lanjut tentang kondisi Apple device dapat segera datang ke store kami. Konsultasikan device Anda dengan teknisi profesional secara gratis! (Link WA

    Dikutip dari AppleInsider, Apple sedang mengembangkan teknologi terbaru untuk mengakses iPhone dan Apple device lainya dengan detak jantung. Teknologi ini dapat meningkatkan keamanan perangkat Anda. Apple merencanakan agar detak jantung dapat membuka kunci perangkat menggantikan Password, Face ID atau Touch ID. Sehingga dengan hanya memegang perangkat Anda, device dapat langsung digunakan.

    Teknologi deteksi detak jantung ini sebenarnya sudah digunakan pada Apple Watch. Apple Watch memiliki fitur Elektrokardiogram (EKG) yang dapat mengidentifikasi detak jantung melalui pengukuran kardiovaskuler. Fitur EKG pada Apple Watch menggunakan sensor di bagian belakang jam tangan. Apple juga menyebutkan bahwa penggunaan EKG dapat disesuaikan dengan aktivitas dan keadaan emosional Anda. Contohnya ketika Anda berolahraga, maka karakteristik jantung akan dianalisis oleh perangkat.

    Baca Juga: Simak 3 Rekomendasi Apple Watch Terbaik Tahun ini!

    Rumornya, Teknologi Serupa Segera Digunakan pada iPhone

    Baru-baru ini, paten Apple menyebutkan bahwa akan menggunakan teknologi serupa Apple Watch pada iPhone. Melalui fitur EKG, iPhone direncanakan akan dapat mendeteksi detak jantung dari pengguna yang sering memegang iPhone. Jika pada Apple Watch memiliki sensor di bawah perangkat, sensor iPhone mungkin akan tersebar di sekitar perangkat. Sehingga akan memungkinkan perangkat dapat mengautentikasi hanya dengan memegangnya.

    (sumber: rri.co.id)