Category: Self Service

  • Cek iPhone Second Sebelum Beli dengan Aplikasi Berikut Ini!

    Cek iPhone Second Sebelum Beli dengan Aplikasi Berikut Ini!

    Daya tarik produk Apple saat ini menjadikan trend tersendiri di berbagai kalangan masyarakat baik kalangan menengah ke bawah atau menengah ke atas. Salah satu produk yang banyak diminati dan banyak dimiliki oleh banyak orang yaitu iPhone. Ponsel canggih keluaran iPhone ini memiliki keunggulan tersendiri yang menjadikanya diinginkan oleh banyak konsumen.

    Keunggulan dari ponsel keluaran Apple ini untuk sebagian besar orang pasti didasarkan pada kamera serta desainnya yang terkesan elegan dan mahal. Selain itu, bagi sebagian orang yang paham mengenai kualitas pasti memiliki alasan spesifikasi atau fitur yang ditawarkan. Fitur dan pembaharuan lainnya juga dapat menjadi alasan ketertarikan konsumen, hal ini juga dikarenakan iPhone yang rilis seri terbarunya tiap tahun.

    Banyaknya fitur dan keunggulan lainya dari iPhone keluaran Apple ini menjadi perbincangan banyak pihak. Terkhusus bagi peminatnya yang berasal dari berbagai latar belakang berbeda, meliputi pelajar hingga pekerja. Namun, iPhone tetap memiliki beberapa kekurangan salah satunya adalah dari segi harga. Produk keluaran Apple ini memiliki harga yang relatif lebih mahal apalagi saat ini sedang dalam kondisi primanya.

    sumber: idntimes.com

    Ingin Membeli iPhone Second?

    Kenaikan pendapatan Apple saat ini disebabkan oleh faktor penjualan iPhone, sehingga banyak inovasi dan pembaharuan yang memang menjadikan harganya berbeda. Apple berupaya memberikan ponsel canggih melalui iPhone terbaru setiap tahunya, namun ada harga ada kualitas. Bagi sebagian orang yang menginginkannya bahkan rela untuk membeli iPhone dengan harga yang lebih murah, yaitu iPhone second.

    Kualitasnya yang mungkin dapat berbeda dari iPhone baru, namun iPhone second tetap banyak diminati. Perlu diperhatikan bahwa iPhone second selain minus pemakaian dapat juga memiliki minus atau kekurangan lainya. Jadi, ketika Anda akan membeli iPhone second disarankan cek terlebih dahulu kondisinya. Kali ini iFixied akan membahas cara cek iPhone second dengan aplikasi yang disarankan.

    Baca Juga Artikel Berikut: Apple Segera Rilis iPhone Air, Rumornya akan Gantikan iPhone Plus

    Ingin Beli iPhone Second? Simak Tips Berikut

    Selain cek kondisi fisik, keaslian dan garansinya jika masih ada. Sebaiknya Anda melakukan cek kondisi dalam iPhone seperti performa penggunaan. Jangan sampai Anda membeli iPhone Second dengan harga yang berbeda dari kondisinya ketika dijual. Alangkah lebih baiknya jika Anda membeli iPhone yang masih memiliki garansi. Namun kondisi seperti ini jarang sekali ditemukan.

    Seseorang akan menjual iPhone dengan berbagai alasan, bisa jadi mereka menjualnya karena memiliki minus tertentu. Maka dari itu, perhatikan tips berikut ini agar Anda tidak kecewa ketika sudah membeli iPhone second. Kami menyarankan Anda untuk menggunakan aplikasi Phone Check Utility yang tersedia di App Store. Anda juga dapat mengaksesnya langsung disini. Jika sudah download, ikuti tips dari iFixied  berikut ini.

    1. Periksa Keseluruhan dengan Run All Test

    Pilihan Run All Test merupakan cara cek awal kondisi performa keseluruhan yang mampu dilakukan oleh aplikasi. Ketika Anda sudah mendownload aplikasi Phone Check Utility, pastikan untuk melakukan cek kondisi berikut ini pada iPhone Second yang akan Anda beli.

    2. Periksa iCloud Account pada iPhone

    Proses cek iCloud akun dengan aplikasi Phone Check Utility ini digunakan untuk mengetahui ada tidaknya akun iCloud pada iPhone second yang akan Anda beli. Setelah beberapa saat, ketika muncul notifikasi failed dengan tanda merah di layar artinya masih ada akun iCloud pada iPhone second tersebut. Jika demikian, sebaiknya Anda meminta penjual untuk menghapusnya terlebih dahulu.

    3. Periksa Network atau Jaringan Seluler pada iPhone

    Pada proses pemeriksaan atau cek jaringan ini, pastikan Anda memasukkan SIM Card terlebih dahulu. Melalui pemeriksaan Network, Anda akan mengetahui kondisi jaringan pada iPhone second. Anda dapat pilih menu Check SIM Card, kemudian ketika muncul Passed dengan warna hijau artinya kondisi jaringan iPhone baik.

    4. Periksa Konektivitas Wi-Fi pada iPhone

    Proses selanjutnya yaitu pengecekan Wi-Fi, pastikan iPhone second terhubung dengan salah satu Wi-Fi yang tersedia. Pada aplikasi Phone Check Utility akan muncul pilihan Wi-Fi kemudian pilih Check Wi-Fi Connection. Sama seperti pada cek Network, apabila muncul Passed maka iPhone dapat terkoneksi dengan Wi-Fi.

    5. Periksa Camera iPhone

    Selain melakukan pengecekan secara fisik dan menu Camera pada iPhone, Anda dapat mengeceknya lebih mendalam dengan aplikasi Phone Check Utility. Pilih Run Test pada menu Camera di aplikasi. Kemudian Anda akan diarahkan untuk memotret dengan kamera depan maupun belakang. 

    6. Periksa Mode Getar atau Vibration

      Tahap selanjutnya yaitu mengecek getaran atau Vibration pada iPhone. Perangkat akan otomatis bergetar ketika Anda memilih pengecekan ini. Pastikan iPhone second yang akan dibeli memiliki daya getar yang baik.

      7. Periksa Kualitas Touchscreen

      Pada tahapan ini, Anda akan diarahkan untuk mengusap layar Touchscreen pada iPhone second. Pastikan layar Touchscreen berfungsi dengan baik.

      8. Periksa Kualitas Sound

      Kualitas perekaman dapat dicek menggunakan aplikasi Phone Check Utility. Anda dapat memeriksanya pada menu Sound,kemudian akan diarahkan untuk merekam suara. Hasil rekaman akan diputar melalui speaker dan earpiece.

      9. Periksa Kemampuan Physical Buttons

      Aplikasi Phone Check Utility juga dapat membantu Anda untuk mengecek kondisi Physical Buttons atau berbagai tombol yang ada pada iPhone second. Anda akan diarahkan untuk klik semua tombol, mulai dari tombol power sampai volume.

      10. Periksa Proses Charging

      Proses pemeriksaan yang penting lainnya yaitu terhubung atau tidaknya iPhone second ketika di charging. Bagi Anda yang melakukan pembelian di luar toko, pastikan Anda membawa Powerbank untuk mengecek proses charging pada iPhone second sebelum dibeli.

    1. Pentingnya Fitur Find My pada Apple Device

      Pentingnya Fitur Find My pada Apple Device

      Pernahkah Anda mendengar berita bahwa seorang wanita pengguna iPhone asal Amerika Serikat berhasil ditemukan setelah jatuh ke jurang akibat kecelakaan tunggal? Setelah dikabarkan menghilang, wanita tersebut dapat diselamatkan karena menggunakan iPhone. Berdasarkan kejadian tersebut, banyak yang membincangkan produk keluaran Apple ini yang telah berhasil menyelamatkan seseorang melalui fitur yang ada didalamnya.

      Fitur Find My pada iPhone memang sudah ada sejak rilisnya iOS 3 pada tahun 2009 dan masih berbayar pada saat itu. Namun, fitur pelacakan ini semakin berkembang dan mulai banyak dimanfaatkan pada beberapa tahun terakhir ini. Selain bermanfaat menemukan seorang wanita yang mengalami kecelakan, fitur ini juga pernah digunakan oleh Kepolisian Texas, Amerika Serikat untuk menemukan AirPods yang hilang.

      sumber: support.apple.com

      Selain pada iPhone, fitur Find My juga tersedia pada Apple device lainnya. Produk keluaran Apple seperti MacBook, iPad, Apple Watch dan lainya dapat dilacak menggunakan fitur Find My ini. Lokasi perangkat dapat ditemukan secara real time apabila fitur Find My diaktifkan. Kali ini, iFixied akan membahas lebih lanjut mengenai bagaimana cara kerja fitur Find My secara lebih lanjut. Simak penjelasan berikut ini. 

      Bagaimana Cara Mengaktifkan Fitur Find My

      Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, fitur Find My dapat digunakan dan diaktifkan pada beragam Apple device. Cara mengaktifkan fitur Find My terdapat pada menu Pengaturan pada setiap perangkat Apple. Pada halaman Pengaturan, klik logo avatar atau profil akun Apple Anda. Setelah masuk, cari dan pilihlah Find My kemudian aktifkan dengan menggeser toggle menjadi warna hijau. Selanjutnya aktifkan fitur Share My Location untuk menghubungkan perangkat dengan perangkat lain yang Anda inginkan misalnya keluarga.

      Baca Juga Artikel Berikut: Pixel 9 Pro XL Jadi Rival iPhone 15 Pro, Lebih Unggul yang Mana?

      Penggunaan Find My dengan Koneksi Internet

      Cara termudah dan paling real time pelacakan perangkat Apple baik iPhone, MacBook dan lainnya adalah ketika perangkat terhubung dalam internet. Kondisi perangkat yang memiliki jaringan internet akan secara otomatis ditampilkan pada perangkat lain ketika hilang. Fitur ini juga dapat digunakan untuk cek lokasi terkini seseorang yang sedang memiliki janji dengan Anda. Bagi orangtua, fitur ini juga sangat membantu untuk mengetahui posisi anaknya.

      Dikutip dari laman resmi Apple, fitur Find My akan lebih optimal ketika pengguna menggunakan jaringan internet. Pelacakan akan dilakukan pada perangkat Apple yang terhubung dengan akun Apple. Apabila sudah terhubung, pengguna dapat langsung memilih perangkat yang akan dicari dengan fitur navigasi pada Maps. Fitur Find My akan menampilkan posisi terakhir perangkat, atau ketika perangkat terakhir online.

      Beberapa Hal yang dapat Dilakukan Find My

      Selain mengetahui lokasi terkini dari perangkat yang terhubung dengan jaringan internet, fitur Find My dapat melakukan hal lainnya. Pengguna dapat mengirimkan perintah seperti mengunci perangkat dari jarak jauh untuk mengamankan perangkat yang hilang. Perintah lain yang dapat mempermudah pencarian yaitu membunyikan perangkat dengan suara nyaring untuk mengetahui posisi perangkat.

      Ketika perangkat Anda dinyatakan hilang, fitur Find My akan otomatis mengirimkan surel pada email pada perangkat lainnya. Pada perangkat yang hilang juga akan muncul notifikasi yang menyatakan bahwa perangkat tersebut hilang. Informasi dan surel email juga akan muncul setiap perangkat berpindah posisi. Termasuk informasi yang menyatakan kapan terakhir kali perangkat yang hilang online, serta informasi apabila perangkat sudah online kembali. Fitur Find My akan memberikan informasi secara berkala dan membantu Anda.

      Pastikan Mengaktifkan Find My 

      Kehilangan sesuatu memang bukan hal yang direncanakan, Anda juga tidak mengetahui kapan perangkat Anda hilang. Kehilangan perangkat terutama Apple device juga tidak diinginkan oleh setiap pengguna. Namun, setidaknya Anda mengaktifkan Find My pada perangkat Anda baik iPhone, MacBook atau lainnya. Hal ini akan mempermudah pelacakan, meskipun perangkat dalam kondisi mati sekalipun. Posisi terakhirnya akan dapat diketahui melalui notifikasi terakhir dimana perangkat berada.

      Baca Juga Artikel Berikut: Apple Memilih LG Jadi Pemasok Kamera Tele iPhone 16 Pro

      Penggunaan Find My Tanpa Koneksi Internet

      Sampai saat ini, pihak Apple belum menjelaskan secara rinci penggunaan fitur Find My tanpa terhubung dengan koneksi internet atau perangkat dalam kondisi offline. Namun rumor yang beredar, fitur ini dapat digunakan dengan beberapa konektivitas lain. Seperti Bluetooth, NFC dan konektivitas lain yang memungkinkan penggunaan tanpa koneksi internet. Penggunaan konektivitas secara offline ini juga dapat lebih menghemat daya baterai dari perangkat yang hilang. Hal ini memungkinkan perangkat dapat dilacak meskipun dalam jangka waktu berjam-jam sekalipun.

      Sekian penjelasan mengenai penggunaan fitur Find My pada Apple device, Anda dapat membaca informasi lebih lanjut melalui laman kami di iFixied. Pastikan Anda tidak kehilangan berbagai informasi dan tips lainnya dari kami. Jangan lupa juga cek informasi secara berkala pada laman resmi Apple. Jika Anda membutuhkan bantuan dan informasi lainnya, konsultasikan dengan teknisi profesional dari iFixied secara gratis! (Link WA)

    2. iPhone Kemasukan Air? Ketahui Fungsi Water Eject pada iPhone

      iPhone Kemasukan Air? Ketahui Fungsi Water Eject pada iPhone

      Pernahkah iPhone Anda kemasukan air, atau bahkan tenggelam di dalam air?  Bagi pengguna Apple device, sebagian besar produk terbaru keluaran Apple saat ini sudah didukung dengan ketahanan air. Jadi ketika Anda melakukan kegiatan yang berdekatan dengan air, atau ketika iPhone tidak sengaja terkena air Anda tidak perlu risau lagi. Bahkan beberapa produk iPhone sudah di klaim Apple dapat bertahan didalam air sampai 30 menit. Terkhusus bagi pengguna iPhone 15 dan versi lebih baru sudah dilengkapi dengan fitur Water Eject yang berfungsi untuk mengeluarkan air dari perangkat.

      Apple telah berupaya menggunakan material yang mendukung ketahanan air. Namun, penggunaan fitur Water Eject dapat digunakan pada iPhone dengan pembaharuan iOS 14 dan yang lebih baru. Pastikan iPhone Anda sudah memiliki fitur Water Eject. Jika Anda belum mengetahui tentang fitur Water Eject dan bagaimana cara kerjanya, kali ini iFixied akan menjelaskan lebih lanjut. Sebelum itu, pastikan Anda juga tidak ketinggalan berbagai informasi lainya seputar Apple device di laman kami atau laman resmi Apple

      Baca Juga Artikel Berikut: iPhone Terkena Air? Lakukan Cara Berikut Ini

      Mengetahui Fitur Water Eject pada iPhone

      sumber: mashable.com

      Awalnya, fitur Water Eject ini dikenalkan oleh Apple bersama dengan rilisnya Apple Watch seri 2. Fitur Water Eject ini tersedia pada Apple Watch Seri 2 dan merupakan bagian dari fitur Water Lock yang berfungsi mencegah sentuhan layar di dalam air. Salah satu fitur yang dikembangkan oleh Apple ini lebih dikhususkan untuk mendorong air atau cairan lainya dari lubang speaker. Fitur ini akan mendorong air dengan getaran dari nada berfrekuensi rendah, sehingga air atau cairan perlahan keluar.

      Cara Mengaktifkan Fitur Water Eject pada iPhone

      Fitur Water Eject dapat diaktifkan melalui Siri dengan teknologi Apple Intelligence atau menggunakan Pintasan pada layar iPhone. Bagi iPhone yang belum memiliki Pintasan, Anda dapat mengunduhnya di Apple App Store. Selanjutnya, buka laman Safari dan ketik ShorcutsGallery.com. Carilah menu halaman Pintasan dan klik Dapatkan Pintasan. Pilih Tambahkan Pintasan, lalu klik Pintasan Water Eject. Setelah diaktifkan, Anda dapat mencobanya dengan klik Mulai dan sesuaikan tingkat intensitasnya. 

      Apa Saja Seri iPhone yang Mendukung Fitur Water Eject

      Sejauh ini belum ada ketentuan pasti penggunaan fitur Water Eject ini pada iPhone. Namun karena penggunaanya memerlukan Shortcut, maka fitur ini minimal dapat digunakan pada iOS 12. Tetapi untuk versi pembaharuan dan fitur yang lebih beragam, disarankan untuk mencoba fitur Water Eject pada iOS 14 dan versi lebih baru. Jika dilihat dari material dan ketahanan perangkat, maka iPhone 11 dan seri setelahnya dapat mendukung fungsi fitur ini dengan lebih optimal.

      Bagaimana Cara Kerja Fitur Water Eject pada iPhone

      Cara kerja dari fitur Water Eject ketika diaktifkan akan otomatis merespon apabila iPhone sudah diangkat keluar dari dalam air jika tenggelam. Perangkat akan secara otomatis bergetar dengan menjalankan nada frekuensi rendah 165Hz selama 12 detik. Getaran tersebut akan mendorong air keluar, khususnya dari dalam speaker. Cara kerja fitur Water Eject ini sama halnya yang terjadi pada Apple Watch.

      Efektivitas Penggunaan Fitur Water Eject pada iPhone

      Sampai saat ini dari pihak Apple belum berani menjelaskan secara pasti efektivitas penggunaan fitur Water Eject pada iPhone. Namun tidak ada salahnya menggunakan fitur ini, karena faktanya bermanfaat. Penggunaan getaran dengan frekuensi rendah ini terbukti dapat mendorong air keluar dari speaker. Cara kerja ini sangat direkomendasikan digunakan pada speaker yang basah.

      sumber: x.com

      Selain dengan menggunakan fitur Water Eject melalui Pintasan, Anda juga dapat menggunakannya dengan memanfaatkan Apple Intelligence. Melalui Siri, Anda cukup mengucapkan apa yang dibutuhkan seperti “Water eject” atau “Putar suara frekuensi rendah”. Secara manual di semua perangkat iPhone, sebenarnya Anda cukup membunyikan frekuensi 165Hz melalui Safari ataupun Youtube. 

      Baca Juga Artikel Berikut: Mengapa Air Laut Lebih Bahaya untuk Apple Device?

      Meskipun merupakan fitur yang dapat membantu Anda ketika iPhone kemasukan air atau cairan lain. Tetapi jika dirasa cukup parah, sebaiknya pembongkaran menjadi cara yang lebih efektif. Terlebih jika air atau cairan sudah mencapai bagian dalam iPhone yang sulit dikeluarkan hanya dengan getaran. Sebagai upaya preventif, gunakan aksesoris yang mendukung ketahanan air serta menghindari penggunaan perangkat di dekat air. Apabila sudah terjadi dan membutuhkan bantuan, konsultasikan dengan teknisi profesional dari iFixied secara gratis! (Link WA)

    3. Perbandingan Mac Mini dengan Mac Lainnya

      Perbandingan Mac Mini dengan Mac Lainnya

      Apple memiliki jajaran Macintosh atau komputer yang terdiri dari MacBook, iMac dan Mac Mini. Ketiga produk keluaran Apple tersebut memiliki karakteristik dan fungsinya masing-masing. MacBook merupakan laptop keluaran Apple yang memiliki kelebihan dalam fleksibilitas karena mudah dibawa kemana-mana. Sedangkan iMac merupakan PC paket lengkap yang dikembangkan oleh Apple yang terdiri dari monitor dan CPU. Berbentuk ramping, iMac menjadi pilihan PC yang ringkas.

      Sedikit berbeda dengan MacBook maupun iMac, Mac Mini merupakan sebuah CPU yang terpisah dari monitor PC. Dalam penggunaanya, Mac Mini memerlukan monitor tambahan. Mac Mini dapat menjadi pilihan bagi Anda yang pertama kali ingin menggunakan PC. Selain harganya yang tergolong lebih murah dibanding produk lainnya, Mac Mini terkesan ringkas dan cocok untuk digunakan oleh berbagai kalangan.

      Baca Juga Artikel Berikut: iPhone Terkena Air? Lakukan Cara Berikut Ini

      Mengenal Mac Mini

      sumber: apple.com

      Mac Mini memiliki harga yang terjangkau, mulai dari $599 atau sekitar 8 juta rupiah. Pertama kali dirilis pada tahun 2005, Mac Mini telah dikembangkan sampai saat ini. Meskipun tidak sesering iPhone yang tiap tahun mengalami pembaharuan dan rilis seri terbaru setahun sekali. Mac Mini tetap menjadi salah satu Apple device yang memiliki spesifikasi menarik.  Mac Mini saat ini telah menggunakan Chip M2 dengan banyak port yang lengkap. 

      Untuk mengetahui selengkapnya mengenai Mac Mini,  kali ini iFixied akan membahas tentang kelebihan Mac Mini. Pastikan Anda tidak ketinggalan informasi lainnya di laman resmi Apple dan laman iFixied.

      1. Penggunaan Chip M2 dan M2 Pro pada Mac Mini

      Prosesor Chip M2 keluaran Apple memang memiliki performa paling baik saat ini. Penggunaan CPU 8-Core dan 12-Core masih didukung dengan RAM sampai 24GB. Spesifikasi tersebut memberikan efisiensi yang lebih optimal pada perangkat. Untuk performa yang lebih tinggi, Chip M2 Pro menawarkan penggunaan CPU 12-Core dan GPU 19-Core. Chip M2 juga menyedikan RAM yang hampir dua kali lebih besar dibandingkan Chip M2 versi standar yaitu mencapai 32GB.

      Secara umum, Mac Mini tersedia dengan penggunaan Chip M1, M2 dan M4 Pro. Prosesor M1 dikenalkan dan rilis pada tahun 2020, tiga tahun setelahnya yaitu 2023 prosesor Chip M2 baru dirilis. Rumornya, tahun ini akan segera rilis Mac Mini dengan prosesor Chip yang lebih canggih yaitu M4 Pro  

      2. Desain Mac Mini yang Kecil dan Ringkas

      Desain Mac Mini menjadi salah satu keunggulan yang dimiliki oleh desktop keluaran Apple ini. Ukuranya yang kecil menjadikan Mac Mini sebagai desktop terkecil yang dikeluarkan oleh Apple.  Kelebihan penggunaan Mac Mini adalah ringkas, karena tidak memakan banyak tempat atau space kerja. Desainya yang ringkas dan simpel ini juga menjadikan minimalis jika diletakkan di meja kerja berdekatan dengan monitor ataupun keyboard.

      3. Menyesuaikan Periferal Sesuai Keinginan Anda

      Selain keunggulan dari segi ukuran dan prosesor Chip M2, desain Mac Mini sangat sederhana. Mac Mini merupakan perangkat sederhana yang tidak memiliki keyboard, monitor atau touchpad. Namun hal ini menjadikan pengguna lebih fleksibel dalam menyesuaikan apa yang dibutuhkan. Anda dapat menggunakan periferal dari Apple atau menyesuaikan keinginan dan kebutuhan dengan merk lainnya. 

      Selain periferal yang dapat disesuaikan dengan keinginan Anda, Mac Mini juga memiliki port yang tergolong lengkap. Port Mac Mini terdiri dari dua sampai 4 port Thunderbolt 4, dua port USB type A, Wi-Fi 6E, Gigabit Ethernet dan HDMI. Dikutip dari laman resmi Apple jika Anda menginginkan kecepatan internet yang lebih cepat,  Anda dapat melakukan konfigurasi Ethernet 10GB untuk Throughput 10x lebih besar. 

      4. Harga Mac Mini yang Ekonomis

      Mac Mini keluaran Apple saat ini tersedia dalam tiga pilihan dengan harga mulai dari $499 sampai dengan $999. Jika dirupiahkan, harga Mac Mini tersebut kisaran 8 sampai dengan 15 juta rupiah. Meskipun ketiganya belum menggunakan SSD, namun pada seri terbarunya sudah dikombinasikan  dengan teknologi Fusion Drive. Pelajari lebih lanjut mengenai kebutuhan dan spesifikasi Mac Mini tiap serinya.

      Jika Anda ingin main aman, kami menyarankan untuk membeli Mac Mini minimal dengan harga $699 dengan spesifikasi RAM 8GB dan penyimpanan sampai 1TB. Namun jika Anda memiliki budget yang pas-pasan, Anda juga dapat membeli Mac Mini second dengan memperhatikan kualitas dan kondisinya. Umumnya, Mac Mini second keluaran tahun 2010 bisa Anda dapatkan dengan harga kisaran 3 sampai 4 juta rupiah saja sesuai dengan kondisi Mac Mini.

      Baca Juga Artikel Berikut: Ikuti 7 Tips Berikut untuk Melindungi MacBook dari Malware

      Sekian penjelasan mengenai Mac Mini dan beberapa kelebihannya. Bagi Anda yang akan membeli Mac Mini baru maupun second jangan lupa untuk cek kondisi perangkat dan sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Jika Anda memerlukan konsultasi lebih lanjut, segera hubungi iFixied dan dapatkan konsultasi secara gratis! (Link WA)

    4. Langganan iCloud atau Beli iPhone dengan Penyimpanan Besar?

      Langganan iCloud atau Beli iPhone dengan Penyimpanan Besar?

      Masih ingatkah Anda pertama kali membeli iPhone? Sensasi memegang perangkat canggih dengan layar yang begitu jernih dan performa yang responsif pasti tak terlupakan. Seiring berjalannya waktu, iPhone menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Namun, seiring dengan semakin banyaknya aplikasi yang terinstal, foto dan video yang diambil, serta dokumen penting yang disimpan, masalah penyimpanan mulai menghantui. 

      Penyimpanan iPhone yang terbatas seringkali menjadi momok yang menakutkan bagi para pengguna. Lalu, bagaimana solusinya? Apakah Anda harus rela menghapus data-data berharga atau justru beralih ke iPhone dengan kapasitas penyimpanan yang lebih besar? Atau, mungkin Anda bisa mencoba langganan iCloud? Kali ini iFixied akan mencoba membahas dilema tersebut.

      Baca Juga Artikel Berikut: Jangan Panik! Ini Tips Ketika Anda Lupa Sandi iCloud Apple

      Kelebihan dan Kekurangan iCloud

      sumber: apple.com

      Layanan penyimpanan berbasis cloud dari Apple yaitu iCloud ini memang menawarkan banyak kemudahan. Anda bisa mengakses berbagai data dari perangkat Apple mana saja asalkan berada pada satu akun iCloud yang sama. Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan salah satunya. ketergantungan pada koneksi internet. Jika Anda sering berada di tempat dengan sinyal lemah, aksesnya bisa jadi terhambat sedangkan Anda tetap harus mengeluarkan biaya bulanan untuk menikmati layanan ini.

      Kelebihan dan Kekurangan Penyimpanan iPhone yang Besar

      sumber: ifixied.co.id

      Membeli iPhone dengan penyimpanan yang besar memang memberikan kepuasan tersendiri. Anda bisa menyimpan semua file tanpa khawatir kehabisan ruang. Kinerja iPhone pun akan lebih lancar karena tidak perlu bekerja ekstra untuk mengelola penyimpanan yang terbatas. Namun, harga iPhone dengan penyimpanan besar tentu lebih mahal. Selain itu, kapasitas penyimpanan yang sudah Anda beli tidak bisa diperbesar lagi kecuali Anda berganti iPhone.

      Mana yang Lebih Baik?

      Jawabannya tergantung pada kebutuhan dan preferensi Anda masing-masing. Jika Anda sering bepergian, sering mengedit video, atau memiliki banyak koleksi foto dan video, membeli iPhone dengan penyimpanan besar mungkin akan lebih cocok. Namun, jika Anda lebih mementingkan fleksibilitas dan ingin menghemat biaya, langganan iCloud bisa menjadi pilihan yang tepat. 

      Beberapa faktor yang dapat menjadi pertimbangan salah satunya kebutuhan kebutuhan penyimpanan, berapa banyak ruang penyimpanan yang sebenarnya Anda butuhkan. Kedua yaitu faktor anggaran atau biaya, berapa banyak yang bersedia Anda keluarkan untuk penyimpanan. Selanjutnya, frekuensi penggunaan iCloud dan jenis data yang Anda simpan pada perangkat

      Tips Mengoptimalkan Penyimpanan

      Baik Anda memilih iCloud atau penyimpanan iPhone yang besar, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mengoptimalkan penggunaan penyimpanan. Hapus data yang tidak penting dengan membersihkan aplikasi yang jarang digunakan, foto dan video duplikat, serta kosongkan cache aplikasi. Anda juga dapat memaksimalkan penggunaan aplikasi kompresi atau memanfaatkan penyimpanan eksternal melalui hard drive eksternal atau layanan penyimpanan cloud lain.

      Hapus Aplikasi yang Jarang Digunakan: Tinjau daftar aplikasi Anda dan hapus aplikasi yang sudah tidak pernah Anda gunakan lagi.

      Gunakan Fitur Offload App: Fitur ini akan menghapus aplikasi namun tetap menyimpan data dan dokumennya. Anda bisa mengunduh ulang aplikasi kapan saja tanpa kehilangan data.

      Kompres Foto dan Video: Gunakan aplikasi pihak ketiga untuk mengompres foto dan video tanpa mengurangi kualitas secara signifikan.

      Simpan Foto dan Video di iCloud Photo Library: Fitur ini akan mengunggah semua foto dan video Anda ke iCloud, sehingga Anda bisa menghemat ruang penyimpanan di perangkat.

      Gunakan Layanan Streaming Musik: Alih-alih menyimpan lagu secara lokal, gunakan layanan streaming musik seperti Apple Music atau Spotify.

      Manfaatkan Fitur Optimize Storage: Fitur ini akan mengompres video yang lama tidak Anda akses dan mengunduhnya kembali saat Anda ingin menontonnya.

      Bersihkan Cache Aplikasi: Cache aplikasi dapat menumpuk dan memakan ruang penyimpanan. Secara berkala, bersihkan cache aplikasi yang tidak penting.

      Gunakan iCloud Drive untuk Dokumen: Simpan dokumen penting Anda di iCloud Drive untuk menghemat ruang penyimpanan di perangkat.

      Nonaktifkan Sinkronisasi Data yang Tidak Perlu: Periksa pengaturan sinkronisasi di setiap aplikasi dan nonaktifkan sinkronisasi data yang tidak Anda butuhkan.

      Baca Juga Artikel Berikut: Apakah Upgrade Storage Bisa Dilakukan?

      Kesimpulan

      Pilihan antara iCloud dan penyimpanan internal iPhone tergantung pada kebutuhan dan preferensi masing-masing pengguna. Jika Anda membutuhkan fleksibilitas dan akses ke data dari berbagai perangkat, iCloud adalah pilihan yang tepat. Namun, jika Anda lebih memprioritaskan keamanan dan tidak ingin bergantung pada koneksi internet, penyimpanan internal adalah pilihan yang lebih baik.

      Pertimbangkan membeli iPhone dengan kapasitas penyimpanan yang lebih besar dari awal. Jika Anda sering mengambil foto dan video, atau memiliki banyak aplikasi dan game, membeli iPhone dengan kapasitas penyimpanan yang lebih besar bisa menjadi investasi jangka panjang yang menguntungkan. Apple seringkali menawarkan penawaran khusus untuk penyimpanan iCloud, jadi jangan lewatkan juga kesempatan untuk mendapatkan harga yang lebih murah.

    5. Rumor Apple Watch Ultra 3, Siap Diluncurkan Pada Apple Event 2024  

      Rumor Apple Watch Ultra 3, Siap Diluncurkan Pada Apple Event 2024  

      Apple Watch Ultra merupakan jam tangan canggih keluaran Apple yang rilis pertama kali pada tahun 2022. Apple Watch Ultra dirancang dengan mengedepankan ketahanan akan penggunaan aktivitas di luar ruangan. Dilengkapi dengan fitur canggih seperti altimeter yang selalu aktif, sensor cahaya sekitar dan lain sebagainya. Salah satu fitur di dalamnya bahkan sudah mendukung untuk aktivitas menyelam sampai kedalaman 40 meter.

      Produk keluaran Apple yang rilis dua tahun yang lalu, tepatnya bulan September 2022 ini meluncurkan seri keduanya tahun 2023 pada bulan yang sama. Perubahan Apple Watch Ultra 2 dari seri sebelumnya cukup signifikan. Mulai dari tampilan yang lebih lebar dan lebih terang, masa pakai baterai, penyimpanan, serta prosesor yang digunakan. Diperkirakan Apple Watch Ultra 3 akan hadir pada Apple Event bulan September 2024 mendatang.     

      Akankah Apple Watch Ultra 3 mengalami peningkatan yang signifikan? Kali ini, iFixied akan membahas mengenai berbagai rumor Apple Watch Ultra 3 yang akan rilis pada Apple Event bulan September mendatang. Disarankan untuk mengetahui terlebih dahulu spesifikasi Apple Watch Ultra serta peruntukannya. Khususnya bagi Anda yang ingin membeli atau upgrade Apple Watch. Konsultasikan secara gratis dengan klik disini.   

      Baca Juga Artikel Berikut: Apple Event September 2024, Rilis 7 Produk Terbaru Selain iPhone 16

      Penggunaan WatchOS 11 pada Apple Watch Ultra 3

      sumber: techradar.com

      Dikenalkan pertama kali pada acara WWDC 2024 beberapa bulan yang lalu, WatchOS 11 merupakan pembaruan yang akan pasti digunakan Apple Watch Ultra 3. Sistem operasi terbaru untuk Apple Watch ini meliputi fitur kebugaran terbaru, aplikasi vitals dan berbagai fitur lainya yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Selengkapnya mengenai WatchOS 11 dapat Anda baca disini.

      Desain dan Tampilan Apple Watch Ultra 3

      sumber: suara.com

      Melansir pendapat jurnalis senior, Mark Gurman dari Bloomberg mengatakan bahwa desain  Apple Watch Ultra 3 tidak berubah secara signifikan. Meskipun Mark sempat mengatakan adanya Apple Watch X dengan tampilan yang lebih ramping, diperkirakan Apple Watch X berbeda seri dari Apple Watch Ultra. Apple Watch Ultra 3 kemungkinan akan hadir dengan desain casing yang lebih besar dan tali yang kompatibel dengan Apple Watch seri 10. 

      Menggunakan casing berbahan titanium, Apple Watch Ultra dikenal tangguh jika digunakan pada kegiatan luar ruangan. Seri keluaran terakhir yaitu Apple Watch Ultra 2 juga sudah menggunakan kombinasi casing dan tali yang bebas karbon. Pembaruan Apple Watch Ultra 3 juga kemungkinan dapat dari segi warna. Beberapa rumor menjelaskan akan ada pilihan warna titanium yang akan menjadi lebih gelap.

      Pembaruan Hardware Apple Watch Ultra 3

      menghemat penggunaan daya baterai dengan layar yang selalu menyala. Rumor ini muncul setelah pengembangan microLED yang kabarnya dapat memberikan kecerahan layar tinggi serta efisiensi baterai dibatalkan. Namun sampai saat ini, belum ada kejelasan mengenai spesifikasi terbaru dari LED Apple Watch Ultra 3.

      Hardware Apple Watch Ultra 3 diperkirakan tidak banyak mengalami perubahan jika dibandingkan dengan Apple Watch Ultra seri sebelumnya. Kemungkinan lainya yaitu adanya pembaruan dari prosesor Chip S9 atau versi yang lebih canggih. Hal ini bertujuan agar Apple Intelligence dapat digunakan secara lebih optimal.

      Baca Juga Artikel Berikut: Apple Intelligence akan Berbayar di Masa Mendatang

      Demikian beberapa rumor mengenai Apple Watch Ultra 3 yang diperkirakan akan rilis bulan September 2024 pada acara Apple Event. Pastikan Anda mengetahui alasan jika ingin membeli Apple Watch atau ingin melakukan upgrade. Simak dan ikuti berita serta tips lainya seputar Apple Watch dan Apple device lainya di iFixied. Anda juga dapat berkonsultasi dengan teknisi profesional kami secara gratis! (Link WA)

    6. Apple Event 2024, Rilis 7 Produk Terbaru Selain iPhone 16  

      Apple Event 2024, Rilis 7 Produk Terbaru Selain iPhone 16  

      Bulan Juni lalu, Apple mengenalkan fitur baru seperti Apple Intelligence, Vision Pro, serta berbagai pembaruan software canggih pada acara WWDC 2024. Acara selanjutnya dikutip pada laman resmi Apple yaitu Apple Event yang akan digelar bulan September mendatang. Selasa, 10 September 2024 pukul 00.00 WIB tepatnya, acara tersebut akan diadakan di Steve Jobs Theater, Apple Park, Cupertino, Amerika Serikat. 

      Acara yang memiliki slogan “It’s Glowtime” ini dapat dilihat langsung melalui akun Youtube resmi milik Apple. Selengkapnya dapat Anda lihat di website Apple serta siaran langsung di Apple TV App sesuai jadwal yang tertera. Kali ini, iFixied akan membahas mengenai apa saja yang akan dirilis ketika Apple Event bulan September mendatang. Sebelum itu, pastikan Anda mengetahui tips dan trik seputar Apple dan produknya dengan klik disini.

      Apple biasanya mengadakan Apple Event dua kali dalam setahun, salah satunya pasti diadakan pada bulan September. Apple Event menjadi acara tahunan yang banyak dinanti oleh penggemar atau pengguna Apple device. Jika melihat Apple Event sebelumnya, device baru akan dikenalkan oleh Apple. Mulai dari iPhone, iPad, Mac, Apple Watch atau AirPods akan diumumkan oleh Apple melalui salah satu acara bergengsi tersebut.    

      Meskipun belum ada informasi pasti mengenai Apple device yang akan rilis pada Apple Event September mendatang. Berikut ini kami jelaskan beberapa Apple device yang kemungkinan besar akan rilis dan diumumkan pada Apple Event, selain iPhone 16.

      Baca Juga Artikel Berikut: Denyut Jantung Akan Jadi Kunci Pembuka Apple Device

      1. Apple Watch SE 3

      sumber: jurnaltinta.com

      Apple mungkin akan merilis Apple Watch SE 3 dengan perubahan yang signifikan setelah adanya fitur teknologi Apple Intelligence. Setelah sebelumnya casing Apple Watch berukuran 40mm dan 44mm. Secara hardware, Apple Watch SE 3 berpotensi akan memiliki layar dan casing yang lebih besar.

      2. Apple Watch Ultra 3

      sumber: digitaltrends.com

      Pada seri sebelumnya yaitu Apple Watch Ultra 2, berbagai peningkatan signifikan terdapat pada material dan software yang digunakan. Memungkinkan penggunaan Apple Watch Ultra dalam berbagai kegiatan outdoor. Apple Watch Ultra 3 mungkin akan menggunakan prosesor baru dan meningkatkan fitur Apple Intelligence. 

      3. Apple Watch Seri 10

      sumber: forbes.com

      Menurut pendapat dari laman Mac Rumors, Apple mungkin akan merilis Apple Watch dengan desain yang lebih tipis atau ramping pada tahun 2024. Meskipun secara tampilan tidak jauh berbeda dengan Apple Watch Seri sebelumnya. Apple Watch Seri 10 kemungkinan besar akan hadir dengan ukuran yang lebih lebar dan ramping. 

      4. AirPods Max 2

      sumber: whathifi.com

      Dirumorkan akan rilis AirPods Max seri kedua oleh laman Tom’s Guide, bisa saja AirPods Max 2 akan hadir pada Apple Event bulan September mendatang. Headphone premium keluaran Apple ini mungkin akan menawarkan beberapa peningkatan. Salah satunya yaitu penggunaan port USB-C.

      5. AirPods 4

      sumber: phonearena.com

      Perkiraan dan rumor selanjutnya yaitu hadirnya AirPods generasi keempat pada Apple Event bulan September mendatang. Apple dikabarkan akan menghadirkan dua AirPods dengan harga yang sedikit berbeda. Kemungkinan terbesarnya, akan ada peningkatan port USB-C, peningkatan audio, serta desain ulang tampilan yang lebih kekinian.

      Baca Juga Artikel Berikut: Apple Intelligence akan Berbayar di Masa Mendatang

      6. iPad Mini 7

      sumber: macworld.com

      Setelah rilis iPad Mini 6 pada Apple Event bulan September 2021 lalu, persediaanya saat ini dikabarkan mengalami penurunan. Beberapa bulan yang lalu, Apple merilis iPad Air dan iPad Pro terbaru, bisa saja iPad seri Mini akan rilis selanjutnya. Sama seperti Apple device yang dirumorkan, iPad Mini 7 kemungkinan akan ditingkatkan secara prosesor. Penggunaan chip A17 Pro atau yang lebih baik akan mendukung fitur Apple Intelligence.  

      7. Software Baru

      sumber: business-standard.com

      Seperti yang kita ketahui, melalui WWDC 2024 beberapa bulan yang lalu Apple telah mengenalkan beberapa software terbaru dan menghadirkan versi beta untuk uji coba. Setelah melalui pengujian dalam beberapa bulan, mungkin saja Apple akan resmi merilis iOS 18 untuk iPhone dan Apple Device lainya serta MacOs Sequoia untuk Mac.

    7. Green Screen Issue iPhone 13 Series 2024

      Green Screen Issue iPhone 13 Series 2024

      Green Screen atau Green Tin pada layar iPhone menjadi pertimbangan bagi para pengguna iPhone. Terlebih setelah rilisnya iPhone 13, isu tentang Green Screen masih hangat diperbincangkan. Meskipun Apple sudah meningkatkan hardware dan software, apakah pada tahun 2024 isu ini masih ada? Kali ini iFixied akan membahas mengenai isu Green Screen pada iPhone 13 Series. Simak beberapa penjelasan berikut.

      Mengetahui Green Screen Issue

      Anda dapat mengetahui iPhone mengalami Green Screen ketika layar pada kecerahan rendah. Layar yang redup atau gelap akan memunculkan rona warna hijau. Kondisi ini sudah dialami sebagian besar iPhone 13 Series rilisan awal. Sampai saat ini penyebabnya diduga karena penggunaan panel LED yang kurang baik, berbeda dari spesifikasi yang disepakati. Pihak Apple menjelaskan bahwa pihak BOE selaku supplier LED melakukan kecurangan dengan mengganti sejumlah panel LED.

      (sumber: reddit.com)

      Sikap sigap dari Apple segera menangani permasalahan tersebut dengan mengganti panel LED. Pihak Apple kembali bekerjasama dengan menggunakan panel dari LG dan Samsung. Apple juga secara tegas mengakhiri kerjasama dengan pihak BOE. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi adanya Green Screen pada iPhone. Sebagai upaya preventif, Apple juga mencoba meningkatkan kepercayaan pengguna dengan respon yang cepat.

      Baca Juga: Apple Watch Green Snake Charging Issue

      Upaya preventif yang juga dapat dilakukan sebelum membeli iPhone yaitu dengan memeriksa tahun rakitan. Pastikan Anda membeli iPhone dengan rakitan mulai tahun 2022 dengan panel LED LG atau Samsung. Pertimbangan membeli iPhone di tempat yang resmi, agar memiliki garansi. Meskipun sepele, adanya garansi dapat membantu Anda merasa lebih aman. Terakhir, sesuaikan kembali kebutuhan dan budget yang Anda miliki.

      (piunikaweb.com)

      Bagi Anda yang ingin membeli iPhone maupun produk lainya, perlu dipertimbangkan segala sesuatunya. Riset mengenai produk, spesifikasi, harga serta store yang tepat perlu diketahui terlebih dahulu. Pastikan Anda tidak ketinggalan informasi dan tips terbaru tentang iPhon dan berbagai produk Apple lainnya. Cek langsung di laman resmi Apple atau kunjungi website iFixied.Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut, gratis! (Link WA)   

    8. Jangan Panik! Ini Tips Ketika Anda Lupa Sandi iCloud Apple

      Jangan Panik! Ini Tips Ketika Anda Lupa Sandi iCloud Apple

      Setiap pengguna Apple device pasti memiliki fitur penyimpananya tersendiri. Apple menggunakan iCloud, fitur penyimpanan yang memiliki cakupan lebih luas. Fitur iCloud merupakan terobosan Apple untuk menyimpan file dan berbagi dengan perangkat Apple lainya. Dengan satu akun iCloud saja, anda dapat mengaksesnya dalam satu kesatuan. Jika anda memiliki beberapa Apple device, misalnya iPhone dan MacBook. Akses penyimpanan anda akan terintegrasi dalam satu akun iCloud.

      Layanan penyimpanan milik Apple ini dapat memudahkan anda mengakses berbagai informasi dengan lebih cepat. Akun email anda juga akan terkoneksi dengan iCloud, sehingga privasi dan penyimpanan file anda akan lebih aman. Apple terus meningkatkan keamanan iCloud dengan kebijakan ketat, serta enkripsi yang menyeluruh. Namun tetap saja, tingkat keamanan yang ketat akan memiliki resiko. Salah satu resikonya ketika anda lupa sandi iCloud, maka akses pada semua Apple device anda akan dibatasi.

      Berikut kami berikan beberapa tips bagi anda yang lupa sandi iCloud. Pertama, usahakan jangan panik terlebih dahulu. Simak tips di bawah ini dan lakukan setiap cara dengan benar. Jika anda ragu atau butuh segera diselesaikan, usahakan untuk segera konsultasi dengan teknisi profesional. Segera konsultasikan di iFixied secara gratis!  (Link WA)

      Mengatur Ulang Sandi iCloud dengan Browser

      (sumber: iosmac.es)

      Dikutip langsung dari laman Apple, jalan pintas ketika anda melupakan sandi iCloud adalah dengan mengakses web. Khususnya bagi pengguna iOS 17 dan terbaru setelahnya. Apple sudah menyediakan web iforgot.apple.com untuk mengatasi permasalah tersebut. Namun disarankan untuk mengaksesnya menggunakan perangkat dan browser yang aman. Anda dapat mengaksesnya menggunakan iPhone atau perangkat Apple lainya. Jika tidak memungkinkan, anda dapat mengaksesnya menggunakan browser saja namun biasanya akan sedikit lebih lama.

      Mengatur Ulang Sandi iCloud dengan Apple device Kerabat Terdekat

      (sumber: www.lifewire.com)

      Setiap perangkat Apple yang anda miliki memiliki ID Apple masing-masing. Pastikan anda mengetahui ID Apple anda ketika lupa sandi iCloud. Selanjutnya anda dapat meminta bantuan kepada teman atau kerabat yang memiliki perangkat Apple. Instal dan gunakan aplikasi dukungan dari Apple. Pada aplikasi tersebut, pilihlah menu Atur Ulang Kata Sandi lalu pilih ID Apple Lain. Anda akan diminta memasukkan ID Apple, jika anda lupa dapat menggunakan nomor telepon atau email yang terkoneksi dengan iCloud anda.

      Baca Juga Artikel Berikut: Tutorial Update iOS yang Aman Menggunakan 3uTools

      Menggunakan Nomor Handphone untuk Mengatur Ulang Sandi iCloud

      (sumber: support.apple.com)

      Cara selanjutnya adalah dengan langsung menggunakan perangkat anda. Apple juga sudah menyedikan fitur lupa sandi atau password. Fitur ini dapat diakses di menu Pengaturan, lalu pilih Apple ID. Pilihlah menu Lupa Kata Sandi atau I Forget Password Apple, kemudian masukkan nomor handphone anda. Pastikan nomor handphone anda terkoneksi dengan perangkat Apple. Selanjutnya anda akan mendapatkan kode verifikasi ke nomor handphone dan diarahkan untuk login akun iCloud dengan ID Apple.

      Selain beberapa tips diatas, perhatikan juga anda terkoneksi dengan internet yang stabil. Jika anda dibantu oleh orang lain, pastikan mengerti dan berpenglaman mengatasi permasalahan tersebut. Jiki anda tetap memiliki permasalahan lebih lanjut atau butuh bantuan dari teknisi profesional. Segera konsultasikan ke iFixied untuk penanganan yang cepat dan terpercaya. (Link WA)

    9. Apple Watch Green Snake Charging Issue

      Apple Watch Green Snake Charging Issue

      (sumber: store.blackview.hk)

      Proses charging pada perangkat biasanya dilakukan ketika persentase daya baterai rendah. Tampilan charging pada perangkat Apple ditandai dengan warna hijau, termasuk pada Apple Watch. Ketika anda melakukan charging, Apple Watch menampilkan logo listrik yang dilingkari. Tampilan ini yang disebut Apple Watch Green Snake Charging. Normalnya, proses charging pada Apple Watch berlangsung sekitar 1,5 jam hingga baterai terisi 100 persen. Namun ketika anda menggunakan fast charging, maka anda hanya membutuhkan waktu sekitar 90 menit sampai daya terisi penuh. Apple juga menyediakan fitur Pengisian Daya Optimal pada Apple Watch agar baterai perangkat lebih tahan lama.

      Adanya fitur optimalisasi daya Apple Watch harus didukung dengan penggunaan dan perawatan yang tepat. Anda juga perlu memperhatikan battery health dan menghindari overcharging agar baterai Apple Watch anda awet. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa terkadang beberapa masalah bisa saja tetap muncul. Salah satu permasalahan yang dapat terjadi yaitu Green Snake Charging Issue pada Apple Watch. Kondisi ini ditandai dengan munculnya tampilan charging pada perangkat, namun daya baterai tidak kunjung terisi penuh. Hal ini dapat disebabkan oleh kerusakan pada Apple Watch atau perangkat charging, dapat juga disebabkan karena anda mengaktifkan fitur Pengisian Daya Optimal.

      Ketika anda mengalami kendala seperti ini, lanjutkan dulu proses charging hingga 2,5 jam. Apabila tampilan charging masih pada progres yang sama, cabutlah Apple Watch. Pastikan Apple Watch anda tidak sedang menggunakan fitur Pengisian Daya Optimal. Anda dapat mengeceknya dengan:

      1. Buka menu Pengaturan pada perangkat anda.

      2. Pilih menu Baterai pada bagian bawah.

      3. Klik menu Kesehatan baterai.

      4. Matikan fitur Pengisian Daya Optimal.

      (sumber: support.apple.com)

      Khusus untuk Apple Watch Ultra, fitur Pengisian Daya Optimal akan selalu menyala. 

      Cobalah untuk melakukan charging kembali pada Apple Watch anda. Jika tetap terjadi kendala, cek kembali perangkat charging yang anda gunakan. Anda dapat melihat tahapan lengkapnya disini. Apabila anda tetap terkendala ketika prose charging, sebaiknya segera bawa Apple Watch ke store iFixied terdekat. Anda dapat berkunjung ke iFixied untuk berkonsultasi mengenai permasalahan Apple Device anda dengan pelayanan yang baik. Kami iFixied hadir untuk membantu anda menangani permasalahan tersebut dengan tenaga profesional dan terpercaya. Cek dan konsultasikan segera, gratis! Link WA